Rabu, 22 Oktober 2014

Terungkap, Konspirasi Mantan Presiden-Petinggi Militer-Syiah Houthi Berkomplot untuk Kuasai Yaman


Yemen's former President Ali Abdullah Saleh pauses during an interview with Reuters in Sanaa

arrisalah13.blogspot.com -  Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh yang terguling ternyata secara aktif sebagai tokoh utama  membantu pemberontak Syiah Houthi untuk mengambil alih negara itu sebagai bagian dari rencananya untuk kembali berkuasa, laporan media mengungkapkan pada hari Rabu.

IS Rilis Video Bongkar Kebohongan Militer AS


paket senjata AS
arrisalah13.blogspot.com - Organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali mengungkapkan pemberitaan bohong aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat, dalam sebuah rekaman video milik ISIS yang di unggah di jejaring video sosial.

Mengapa Turki Membolehkan Pasukan Kurdi Irak Peshmerga Ikut Berperang di Kobane?


kobane frontline lasdipo
Mengapa Turki Membolehkan Pasukan Kurdi Irak Peshmerga Ikut Berperang di Kobane?
arrisalah13.blogspot.com - Ankara  -- Turki menyatakan telah mengizinkan pasukan Kurdi Irak Peshmerga ikut bertempur bersama pasukan Kurdi Suriah di Kobane. Mereka akhirnya diizinkan melawan pasukan IS di kota perbatasan Turki-Suriah. Padahal hari-hari sebelumnya Turki Kekeh tidak akan membantu Kurdi dalam bentuk apapun. Menurut analisa Kurdi, Turki telah memainkan politik tingkat tinggi. Cemerlang!

Sikapi Teror terhadap Ulama, LUIS Datangi Polisi: Segera Tangkap Pelaku!!


Sikapi Teror terhadap Ulama, LUIS Datangi Polisi: Segera Tangkap Pelaku!!



arrisalah13.blogspot.com - SOLO  - Menindaklanjuti apa yang menimpa Ustadz Ali Shobri Bazmul yang diteror dengan cara ditabrak sengaja dan dianiaya, maka Laskar Ummat Islam Surakarta (LUIS) tadi malam ini sekitar pukul 23.00 LUIS datangi Polsek Mojolaban Sukoharjo.

Anshar Al-Syariah Yaman: 30 Milisi Syiah Houtsi Tewas dalam Serangan Mujahidin


Anshar Al-Syariah Yaman: 30 Milisi Syiah Houtsi Tewas dalam Serangan MujahidinMujahidin Anshar Al-Syariah Yaman

arrisalah13.blogspot.com - Baidha – Mujahidin Anshar Al-Syariah Yaman mengumumkan pejuangnya menewaskan sedikitnya tiga puluh milisi Syiah Houtsi dalam serangkaian serangan di kota Rada, provinsi Baidha. Kedua kubu terlibat pertempuran sengit selama beberapa hari terakhir di provinsi pusat Yaman tersebut.
“Tiga puluh milisi Syiah Houtsi tewas di dalam rumah mereka akibat serangan mujahidin Anshar Al-Syariah Selasa kemarin (21/10) menargetkan rumah-rumah yang ditinggali milisi Houtsi di kota Rada, provinsi Baidha,” lapor Anshar Al-Shariah dalam akun resmi twitter, Rabu (22/10).

Dr Al-Muhaisini Komentari Baiat Beberapa Pemuda kepada ISIS


arrisalah13.blogspot.com -– Dr Abdullah Al-Muhaisini menjelaskan sekaligus mengomentari fenomena baiat beberapa mujahidin kepada Daulah Islam (IS). Dalam pernyataan yang dilansir media Shada Syam Al-Islami, 22 Oktober 2014, ulama Saudi yang pernah diminta oleh Daulah untuk menengahi sengketa mereka dengan faksi lain di Suriah ini menjelaskan bahwa para pemuda yang berbaiat itu berada dalam pilihan yang sulit. Akhirnya lebih memilih gabung dengan Daulah.

Minggu, 28 September 2014

Amerika dan Sekutunya Khawatir, Mujahidin Jangkau Perbatasan ‘Israel’


perang suriahPos pantau Israel di Dataran Tinggi Golan

KIBLAT.NET, Dataran Golan – Serangan AS dan sekutunya ke Suriah diyakini sejumlah Mujahidin Suriah sebagai lanjutan perang Salib.
“Ini membuka tabir bahwasanya aliansi salib dan sekutunya negara-negara Arab pengkhianat adalah musuh yang selama ini mendukung kejahatan Basyar Asad,” ujar salah seorang pejuang Islam Suriah kepada Shakirullah, koresponden Jurnalis Islam Bersatu (JITU) di Suriah, Ahad (28/9).
Sejumlah Mujahid Suriah melihat serangan pertama Amerika dan sekutu Arabnya itu sebagai warning akibat kekhawatiran musuh kepada Mujahidin yang telah menguasai wilayah Golan, perbatasan Suriah-‘Israel’.
“Ketika mereka melihat Mujahidin sudah menguasai banyak wilayah, dan menegakkan syariah meski masih terbatas, kemudian sekarang telah menyentuh perbatasan wilayah jajahan Zionis di Golan, maka mereka pun khawatir, lalu menyerang Mujahidin,” imbuhnya.
“Mereka sengaja menyerang Mujahidin di saat Dataran Tinggi Golan sudah jatuh ke tangan Mujahidin, dan hanya tinggal menunggu waktu yang tepat Mujahidin menghantam Zionis,” pungkasnya.

Minggu, 14 September 2014

70 % Warga Amerika Tidak Percaya Strategi Obama Akan Berhasil Habisi Milisi ISIS


U.S. President Obama departs after delivering statement from Martha's Vineyard, Massachusetts
arrisalah13.blogspot.com - Sebanyak 70% warga Amerika tidak percaya dengan opsi intervensi militer yang dilakukan Obama terhadap milisi ISIS akan berhasil di Irak dan Suriah.

Budak Seks Tentara AS Menuntut Keadilan


us-korea-drill
Budak Seks Tentara AS Menuntut Keadilan
arrisalah13.blogspot.com -  Uijeongbu - Jika Amerika dan media sekuler sering koar-koar tentang budak seks untuk mematikan karakter jihad dan mujahidin (padahal itu baru sebatas tuduhan yang belum terbukti kebenarannya), maka fakta sejarah malah membuktikan bahwa Amerika sendirilah yang memiliki budak seks dalam peperangan. Namanya Kim Kyeong-sun. Saat Perang Korea berkecamuk tahun 1950, Kim bertemu seorang perekrut tenaga kerja yang menjanjikan rumah layak huni dan upah besar untuk menghidupi keluarga.

Dikawal Fatwa Ulama’ Ahlu Tsugur, Jabhah Nusrah Bebaskan 45 Tentara PBB


Dikawal Fatwa Ulamaโ€™ Ahlu Tsugur, Jabhah Nusrah Bebaskan 45 Tentara PBB
Dikawal Fatwa Ulama’ Ahlu Tsugur, Jabhah Nusrah Bebaskan 45 Tentara PBB
arrisalah13.blogspot.com -  Damaskus  – Mujahidin Jabhah Nusrah, afiliasi Al-Qaeda di Bumi Syam, telah membebaskan 45 pasukan penjaga perdamaian PBB dari tahanan pada Kamis (11/9). Dan kelompok itu menjelaskan alasannya dalam sebuah video yang dipublikasikan di media sosial.

Peraih Nobel Perdamaian Dunia: Syiah Adalah Gerakan Anti Revolusi Dan Anti Islam


tawakul karman

arrisalah13.blogspot.com. Peraih nobel perdamaian pertama asal Timur Tengah, Tawakul Karman, menyebut gerakan kelompok Syiah Houthi yang memaksa turun pemerintah Sunni sebagai tindakan anti Islam dan anti-revolusi tahun 2011.

Syaikh Yusuf Qardhawi Kecam Koalisi Internasional untuk Lawan IS


Syaikh Yusuf Qardhawi Kecam Koalisi Internasional untuk Lawan ISSyiakh Yusuf Al-Qardhawi

arrisalah13.blogspot.com -  Kairo – Ketua Persatuan Ulama Internasional mengecam pembentukan koalisi internasional bentukan Amerika Serikat, yang terdiri atas 40 negara untuk melawan Daulah Islamiyah (IS).

Sabtu, 06 September 2014

Jelas Benderanya dan Terang Tujuannya


Jelas Benderanya dan Terang Tujuannya serta Tak Bercampur dengan Pemikiran Lain
Jelas Benderanya dan Terang Tujuannya serta Tak Bercampur dengan Pemikiran Lain
Oleh : Syeikh Abdullah Azzam rahimahullah
arrisalah13.blogspot.com  – Karena itu, ketika kaum Quraisy menawarkan beliau untuk bergantian menyembah tuhan-tuhan mereka setahun dan mereka akan menyembah Allah setahun, maka Nabi SAW berkata kepada mereka :
ู‚ُู„ْ ูŠَٰุٓฃَูŠُّู‡َุง ูฑู„ْูƒَٰูِุฑُูˆู†َ ﴿ูก﴾ ู„َุงٓ ุฃَุนْุจُุฏُ ู…َุง ุชَุนْุจُุฏُูˆู†َ ﴿ูข
 “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir!” Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah”. (QS. Al Kafirun : 1-2)
“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya)”. (QS. Ghafir : 14)

Al-Qaidah Yaman Tangkap Pejabat Tinggi di Keamanan Nasional yang Jadi Antek AS


Al-Qaidah Yaman Tangkap Pejabat Tinggi di Keamanan Nasional yang Jadi Antek AS


arrisalah13.blogspot.com - YAMAN  – Jumat (05/09/14) Tanzim Al-Qaidah di Semenanjung Arab (AQAP) mengeluarkan pernyataan tentang penangkapan seorang pejabat tinggi di Keamanan Nasional yang bertanggungjawab atas koordinasi serangan pesawat tanpa awak AS.

Terbongkarnya Jejak CIA Dibalik Sejarah dan Pemberontakan di Indonesia


Terbongkarnya Jejak CIA Dibalik Sejarah dan Pemberontakan di Indonesia


 
arrisalah13.blogspot.com - Diskursus tentang CIA dan peranannya dalam perjalanan sejarah bangsa ini kembali mengemuka ketika buku Tim Werner berjudul “Legacy of Ashes” diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan menyinggung tentang direkrutnya Adam Malik menjadi agen CIA.

Menyikapi Isu ISIS dengan Waras


Menyikapi Isu ISIS dengan Waras

Beberapa kali Jumat, sebagian mimbar-mimbar Masjid yang saya datangi diisi oleh khutbah yang menyinggung soal ISIS (Khilafah Al Baghdadi). Tentu kebanyakan para khatib yang berbicara terlihat tidak memahami dengan baik fenomena ISIS dan konflik di Suriah yang telah menewaskan 200-an ribu jiwa itu. Para khatib dengan penuh percaya diri menjabarkan fenomena ISIS mengambil sumber dari media-media mainstream khususnya televisi. Tentu kesimpulannya bahwa apapun yang sedang dilakukan ISIS termasuk jihad melawan orang kafir dan lain sebagainya yang sejatinya memang diperintahkan dalam Islam, dinyatakan bukan berasal dari Islam.
Miris, namun inilah fakta yang terjadi di Indonesia akibat dari penyesatan opini yang dirancang sedemikian rupa oleh musuh-musuh Islam dalam mendompleng isu ISIS. Kita dengan penuh kesadaran memang mengakui sejumlah kontroversi dari sepak terjang ISIS yang secara nyata dinilai para ulama dan tokoh-tokoh intelektual jihadis sebagai tindakan menyimpang. Para ulama dan tokoh itupun telah memberikan nasihatnya secara proporsional dan sesuai konteks di Irak dan Suriah.
Persoalan yang memprihatinkan adalah bergulirnya isu ISIS dengan macam ragam yang menyertainya di Indonesia. Kita harus bisa mengidentifikasi masalah sebenarnya dari dampak isu ISIS yang nyata kita hadapi untuk kemudian menjalankan langkah-langkah solutif sesuai kadarnya.
Bila kita cermati isu ISIS di Indonesia awalnya hanya ramai jadi topik pembicaraan di kalangan aktivis Islam yang concernmengamati  konflik Suriah dan operasi jihad yang dilancarkan di sana. Dari fenomena aksi-aksi berlebihan yang dilancarkan pihak ISIS, perselisihan politis sampai penilaian syariat seputar friksi yang terjadi. Komentar ulama dan tokoh intelektual jihadis pun sampai ke sini dalam menilai friksi antar faksi jihadis di Suriah. Komentar-komentar itu selain sebagai ijtihad pribadi dari para ulama dan tokoh tersebut juga dimaksudkan untuk menenangkan keadaan dan memberi pijakan yang jelas dalam menyikapi persoalandi Irak dan Suriah.
Ini semua telah usai, silahkan kita ambil pelajaran dan mari lanjut bekerja untuk Islam, setidaknya keteladanan bersikap seperti ini diberikan oleh seorang tokoh jihad yang tidak diragukan lagi kredibelitasnya Syaikh DR. Aiman Adz-Dzawahiri dimana setelah beliau memberi penjelasan seputar sikap dan kedudukan ISIS dimata Al-Qaidah beliau memilih untuk menyudahi dan menahan diri dari membicarakan persoalan ISIS serta memilih melanjutkan program-program strategis jihadis dalam melawan pejahat utama yaitu koalisi yahudi dan salibis.
Adapun muncul nasehat dan pernyataan dari ulama dan tokoh intelektual jihad soal topik ISIS berikutnya adalah hal biasa yang muncul dalam kancah jihad dalam rangka menjalankan kewajiban saling menasehati sesama Muslim, dalam perjalanan jihad sebelumnya pun hal seperti ini muncul dan itu sekali lagi hal biasa, alangkah baiknya para aktifis yang mengikuti perkembangan jihad global bisa bijak menyikapinya. Show must go on mari move onsambil terus berdoa semoga Allah SWT segera menyelesaikan persoalan ini dengan karuniaNya. Ingat ujian dalam perjalanan jihad itu adalah keniscayaan, lembaran sejarah jihad umat ini telah membeberkan fakta tersebut.
Pada titik ini harusnya kita sebagai penonton di Indonesia mencukupkan diri,  clear dan selesai.

Angin yang Berubah Arah
Sayangnya ada sekelompok orang  yang masih sibuk berdebat mencari perhatian dan melakukan tindakan-tindakan layaknyacheerleaders (pemandu sorak) dimana mereka menjadikan isu ISIS sebagai lapangannya dalam beratraksi.
Episode berikutnya muncul di Indonesia dimana isu ISIS tiba-tiba mengemuka, kali ini dengan penekanan yang berbeda. BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teror) yang menjadi aktor utama. Opini dibentuk, media-media mainstream baik cetak maupun elektronik kompak bak paduan suara memberitakan isu ISIS dengan mengambil momentum munculnya video WNI yang bergabung dengan ISIS di youtube.
BNPT bukannya tidak tahu gelagat fenomena ISIS fever (demam ISIS) di Indonesia, karena aktifitas para supporter ISIS sangat terbuka sampai melakukan aksi mendukung ISIS di pusat ibukota tepatnya di Bundaran Hotel Indonesia. Alasan BNPT terkesan terlambat mengangkat isu ISIS ini sudah banyak ditulis adalam analisis pengamat terorisme di Indonesia diantaranya yang terlihat jelas adalah BNPT ingin mendapat jatah dari APBN 2015 yang pada waktu itu akan disahkan sebagai Undang-Undang oleh DPR mengingat terdapat informasi bahwa Amerika dan Australia sebagai bos besar dari BNPT kini menghentikan suplai dana untuk mendanai Badan yang berdiri berdasarkan Perpres tersebut.
BNPT perlu bermanuver untuk mendapatkan kue anggaran karena order bisnis terorisme akhir-akhir ini sepi peminat. Isu ISIS dinilai cukup “seksi” disamping untuk mendapatkan kue anggaran plus berharap keberadaan BNPT tetap dilanjutkan oleh presiden baru yang akan menjabat karena presiden yang mengeluarkan Perpres sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatan. Indikasi kuat alasan BNPT diatas terlihat dimana BNPT sekarang sedang bergerilya untuk mendapatkan pengesahan UU sehingga keberadaannya kedepan lebih kuat dengan dasar UU.
Jelaslah sekarang isu ISIS di Indonesia bukan lagi sekedar tema perdebatan dikalangan dua kubu aktifis pro jihad yang sedianya juga hanya sebagai penonton dari jauh dimana hasil kesimpulan perdebatan kedua kubu pun tidak berdampak apa-apa di Irak dan Suriah. Mungkin dampak signifikannya hanya membuat penuh server jejaring sosial yang terisi debat kusir panjang mereka.
Kini ada BNPT yang menjalankan agenda orang kafir asli musuh Islam dalam isu ISIS. BNPT secara nyata sejak berdirinya menjalankan agenda untuk memusuhi Islam, jihad, penegakkan syariat dan pejuangan Islam. Mungkin sebagian pihak akan berkata bahwa menjelaskan penyimpangan ISIS itu penting karena mereka berlebihan dalam pengkafiran dan membunuhi kaum Muslimin dan lain sebagainya, pertanyaannya, itu terjadi di mana? Jakarta, Solo, atau Nusakambangan ? Atau di Irak dan Suriah? Apakah dengan menyerang ISIS habis-habisan di Indonesia menyelesaikan masalah di sana? Coba lihat sikap teladan dari Syaikh Aiman. Demikian pula dengan isu berlebihan dalam takfir, pertanyaannya, fenomena tersebut bukankah sudah ada sejak masa Utsman bin Affan RA ?

Move On, Yuk…
Problematika ISIS sekali lagi sudah dijelaskan oleh para ulama dan tokoh intelektual jihadis berikut soal deklarasi khilafah-nya. Kita harus menerima kenyataan bahwa para ulama dan tokoh jihadis pun berbeda menyikapi isu ISIS, cukup kita ambil pelajaran dan ambil pendapat yang kita pilih, kemudian move on karena kita di Indonesia mengahadapi realitas kita bukan realitas Irak ataupun Suriah.
Ingat prioritas musuh. ISIS memang memiliki sejumlah penyimpangan tapi mereka juga sedang berperang menghadapi Syiah dan Amerika hari ini, mereka masih Muslim seperti kita yang mempunyai hak loyalitas dari kita dalam perkara-perkara yang sesuai syariat. Maksimal ISIS berikut fansclub-nya (sebagaimana pengakuan salah satu tokoh pendukung ISIS bahwa mereka hanyafansclub) adalah saudara Muslim kita yang menyimpang atau berlebihan.
Vonis bahwa ISIS hanya memerangi kaum Muslimin yang mereka pandang telah murtad sementara meninggalkan Syiah plus Amerika terlalu berlebihan. Anggaplah vonis itu benar, lalu apa bedanya perilaku ISIS dengan para kritikusnya di Indonesia yang lebih sibuk menyerang ISIS dan berdebat dengan sekelompokfansclub ISIS ketimbang menyerang BNPT minimal secara opini yang jelas-jelas musuh nyata didukung oleh kafir asli, sampai-sampai dengan semangatnya membuat akun jejaring sosial hingga blog khusus untuk menyerang habis-habisan ISIS bersertafansclub-nya.

Ah, Namanya Juga Fansclub….
Fansclub, sebuah ungkapan yang menggambarkan sekelompok orang dengan fanatisme di atas rata-rata terhadap objek yang mereka gandrungi. Bahkan terkadang sampai melakukan tindakan di luar akal sehat dan logika seperti berteriak histeris tanpa sebab, kemudian menangis memandangi idolanya. Semua itu adalah ekspresi histeria fans kepada idolanya yang kadang memang tidak masuk akal.
Sikap bijak orang berakal sehat menghadapi fansclub yang dimabuk cinta terhadap idolanya adalah mengabaikannya atau minimal beri saja senyuman Toh mereka sekedar mengekspresikan kecintaannya pada idolanya untuk menarik perhatian. Jangan sampai kita hadapi fansclub dengan gayacheerleaders dimana ketika mereka ramai bersorak kita pun sibuk melayani sorakannya padahal sama-sama sedang menonton pertunjukan dan sorakan kita tidak berpengaruh terhadap kualitas pertunjukan itu sendiri. Buatlah isu ISIS itu sepi.
Mari kita fokus mengarahkan pandangan kita kepada musuh utama yang jelas-jelas nyata memerangi Islam dengan mengkambinghitamkan majelis ta’lim, jihad, penegakkan syariat dan setiap upaya perjuangan Iqomatuddin dengan menunggangi isu apapun termasuk isu ISIS. Kita lawan upaya-upaya makar mereka, pahamkan umat akan bahaya mereka dan ajak umat untuk waspada bahkan melawan bila diperlukan. Terlebih jika boleh kita melirik analisis konspiratif terkait munculnya fansclub ISIS dan isu ISIS ini, kita bisa melihat aroma radikalisasi dan skenario isu ISIS ini dimainkan oleh sutradara yang bernama BNPT. Oleh sebab itu kenapa kita sibuk menyalahi pemain sinetron yang hanya menjalankan arahan sutradara baik langsung maupun tidak langsung, apalagi sampai ikut jadi pemeran antagonis. Jika sinetronnya memang tidak bagus dan merugikan, maka fokuslah menghujani kritik ke sutradaranya sebagai pembuat skenario.
Mari kita lanjutkan amal sholih kita membantu saudara Muslim Suriah dan saudara-saudara Muslim yang terzhalimi di wilayah lain. Fokus kita adalah menjaga kehormatan saudara Muslim kita yang dilecehkan, berkhidmah kepada jihad dan mujahidin, menolongmustadh’afin. Selamatkan diri kita dari pekerjaan sia-sia.
Sadarlah bahwa fans fanatik beserta cheerleaders-nya memang suka melakukan tindakan aneh diluar kewarasan, maka jangan ikut-ikutan menjadi tidak waras. Sikapi isu ISIS dan fansclub-nya ini dengan kesadaran akal sehat, adil, proporsional. Ada kalimat yang sering diucapkan orang seraya bergurau “sudahlah yang waras ngalah”.
sumber : kiblat.net

30 % Warga Zionis Ingin Kabur dari Israel


30 % Warga Zionis Ingin Kabur dari Israel
30 % Warga Zionis Ingin Kabur dari Israel
arrisalah13.blogspot.com - Tel Aviv  – Jajak pendapat yang digelar oleh TV 2 ‘Israel’ menyebutkan, 30 persen warga Yahudi di ‘Israel’ kini sedang mempelajari secara serius untuk meninggalkan (imigrasi) dari ‘Israel’ jika ada kesempatan paska agresi atas Gaza.
TV ‘Israel’ ini mengatakan, pihaknya melakukan jajak pendapat 10 hari setelah perang untuk mengetahui implikasinya terkait kemampuan public dalam menghadapinya. Publik Israel kini tidak lagi meyakini bahwa meninggalkan ‘Israel’ sebagai penghianatan nasional sebagaimana dahulu pernah mereka yakini.

Israel Terus Caplok Wilayah Tepi Barat, Bangun Pemukiman Baru


Israel Terus Caplok Wilayah Tepi Barat, Bangun Pemukiman BaruPemukiman Yahudi di Tepi Bara

arrisalah13.blogspot.com -  Jerusalem – Pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat terus berlangsung. Israel mengeluarkan tender untuk 283 rumah baru di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan negeri zionis itu beberapa hari setelah mengumumkan pencaplokan terbesar terhadap wilayah Palestina dalam tiga dekade pendudukan.

Selasa, 19 Agustus 2014

James Foley : Saya Berharap Saya Bukanlah Seorang Amerika


James Foley : Saya Berharap Saya Bukanlah Seorang Amerika

arrisalah13.blogspot.com - Jurnalis Amerika, James Wright Foley40telah dipenggal oleh Khilafah dalam pesan video yang dipostingsecara online dan berjudul sebagai Pesan Untuk Amerika.  Foleytelah hilang sejak November 2012setelahdisandera ketika melaporkan dari Taftanazdi Suriah utara sementara pelaporan untuk agenGlobalPost.
Foleymengenakan baju berwarna oranye dan melabeli pemerintah AS sebagai pembunuh aslinya, sedangkanseorang pria berjubah hitam dipersenjatai dengan senapan berdiri di sampingnya.

Mujahidin Islamic State Bantah Klaim Pasukan Syi'ah Irak dan Kurdi Rebut Kembali Bendungan Mosul



arrisalah13.blogspot.com - MOSUL, IRAK - Mujahidin Islamic State (IS), yang dua pekan lalu merebut bendungna Mosul yang mencakup Sungai Tigris di utara kota Mosul, membantah klaim bahwa pasukan Syi'ah Irak yang didukung pasukan Marxist Kurdi dan Salibis AS telah merebut kembali kendali bendungan terbesar di Irak tersebut, mengatakan mereka masih menguasai kontrol atas fasilitas tersebut.