Kelompok Anti Syiah di Irak, Foto : Al Jazeera
arrisalah13.blogspot.com – Kondisi keamanan di Irak terus memburuk. Setelah kekerasan terjadi dalam empat hari terakhir berturut-turut. Jumlah korban tewas akibat konflik ini bahkan mencapai 140 orang.
Dilansir oleh Al Jazeera, minggu (19/05/2013), sentimen anti syiah terus meruncing sejak kerusuhan yang dimulai sekitar 4 bulan lalu ini.
Pemerintah Baghdad telah meningkatkan pemeriksaan keamanan di kota Aladin tersebut. Terlihat kehadiran pasukan keamanan khusus, tentara, polisi di pos pemeriksaan meningkat. Mereka ditugaskan untuk mengantisipasi potensi konflik bersenjata.
“Situasi di Baghdad tampaknya relatif tenang tetapi masih sangat tegang,” kata Omar Al Saleh dilansir situs Al Jazeera.
Pada hari Sabtu, sebuah serangan menewaskan 16 orang, termasuk seorang polisi, istri dan dua anaknya, sementara orang-orang bersenjata menculik 10 polisi, kata para pejabat pemerintahan yang didominasi Syiah disana.
Di daerah Anbar, empat orang yang disebut Pejuang Sahwa (Kebangkitan) tewas dalam serangan yang dilakukan terhadap markas mereka oleh Mujahidin Iraq.
Sahwa adalah kelompok pengkhianat yang bergabung dengan militer AS bersama milisi Syiah lokal untuk memerangi pejuang Muslim al-Qaeda Irak ketika konflik di Irak mencapai puncaknya.
sumber : Bumisyam
0 komentar:
Posting Komentar