Senin, 09 Desember 2013

Dewan Ulama Senior Al Azhar Kabulkan Pengunduran Diri Syaikh Qardhawi


By on 23.55


Dewan Ulama Senior Al Azhar Kabulkan Pengunduran Diri Syaikh Qardhawi

arrisalah13.blogspot.com -  Kairo – Dewan Ulama Senior Al Azhar, Senin kemaren (9/12), mengabulkan pengunduran diri Syaikh Yuduf Qardhawi dari keanggotaan Dewan Ulama Senior. Keputusan itu dikeluarkan setelah Dewan Ulama Senior menggelar pertempuan dengan dipimpin Syiakh Al Azhar, Ahmad Tabib, di Mesir.

Sekretaris Jendral Dewan Ulama Seniro Al Azhar, Abbas Syuman, mengatakan dalam sebuah pernyataan hasil dari pertemuan tersebut bahwa Dewan Ulama Senior telah memutuskan mengabulkan pengunduran diri DR. Yusuf Qardhawi dari keanggotaan Ulama Senior Al Azhar, sebagaimana dilansir alhayat.com, Senin.
Syuman menunjukkan, keputusan tersebut telah disepakati oleh anggota-anggota Ulama Senior Al Azhar. Ia menambahkan bahwa Dewan Ulama Senior akan menggelar pertemuan setiap bulan untuk membahas pembentukan komite fatwa di seluruh provinsi di Mesir.
Syaikh DR.Yusuf al-Qaradhawi menyatakan mengundurkan diri dari Dewan Ulama Senior Al-Azhar pada hari Senin minggu lalu (2/12). Ulama kelahiran Mesir itu mengatakan pengunduran dirinya bertujuan untuk “memberikan posisi yang dapat diambil oleh para sarjana bebas,”.
“Saya mengajukan pengunduran diri kepada rakyat Mesir, bukan kepada Grand Imam yang memiliki Azhar” kata Syaikh Qaradhawi seraya mengungkapkan bahwa jabatan Imam Al Azhar telah direbut oleh para pengkudeta.
Sebagaimana diketahui, Imam Al-Azhar Syaikh Ahmed Tayeb secara terbuka mendukung militer Mesir menggulingkan presiden terpilih Mohamed Morsi pada 3 Juli menyusul protes massal menentang pemerintahannya.
Sejak beberapa bulan lalu, Syaikh Qaradhawi telah menjadi kritikus vokal terhadap penggulingan Mursi dan berulang kali mengecam penguasa baru yang didukung militer Mesir.
Ulama yang bermukim di Qatar ini, juga mengecam kegagalan al-Tayeb mengundang anggota Ikatan Dewan Ulama Senior untuk bertemu membahas pembantaian yang dilakukan militer terhdap rakyat Mesir, khususnya yang terjadi di Rabi’ah Al Adawiyah dan Nahdah Square.
sumber : kiblat.net

0 komentar:

Posting Komentar