arrisalah13.blogspot.com - Gaza – Sayap militer Hamas pada Senin (21/10) mengatakan pihaknya bertanggungjawab atas pembangunan terowongan yang berada di bawah tanah perbatasan antara Gaza dan Israel.
“Terowongan-terowongan ini dibangun oleh tangan-tangan para pejuang Izzudin Al Qassam dan mereka tidak akan tidur dalam usaha mereka melawan penjajahan dan menculik tentara-tentara Israel,” kata juru bicara Izzudin Al Qassam, Abu Ubaidah, kepada radio Al Aqsha seperti dikutip oleh AFP, Senin (21/10).
Abu Ubaidah menambahkan pihaknya bekerja di atas dan di bawah tanah untuk membebaskan tahanan yang berada di dalam penjara Israel. “Menculik para tentara adalah satu-satunya cara meraih sukses melawan penjajahan Israel,” katanya.
Pihak pemerintahan Zionis Israel pada hari Sabtu (19/10) silam mengatakan tentaranya menemukan terowongan sepanjang 450 meter dari Gaza ke Israel. Mereka mendunga terowongan ini akan digunakan sebagai sarana penyerangan.
Pada bulan Juni 2006 silam, Hamas dan beberapa kelompok militan lainnya memasuki Israel melalui terowongan bawah tanah dan menculik seorang tentara Israel bernama Gilad Shalit.
Dia dibebaskan pada 18 Oktober 2011 kemarin dalam sebuah pertukaran dengan 1.027 warga Palestina yang ditahan oleh Israel.
sumber : bumisyam
0 komentar:
Posting Komentar