Senin, 21 Oktober 2013

Warga Medmadah Sham Berteriak Meminta Tolong dari ‘Kematian’


By on 18.56


Warga Medmadah Sham Berteriak Meminta Tolong dari ‘Kematian’Ilustrasi

arrisalah13.blogspot.com - Damaskus – Warga sipil Suriah di kota Medmadah Sham ‘berteriak’ meminta tolong dunia internasional untuk segera menyelamatkan mereka dari ‘kematian’. Saat ini, pasukan rezim mengepung dan berusaha merebut kembali kota yang terletak di ujung tenggara Ibukota Damaskus, Suriah, tersebut dari tangan pejuang Suriah.

Warga sipil di kota yang direbut mujahidin satu tahun lalu tersebut mengatakan dalam sebuah surat bahwa mereka membicarakan tentang kemanusiaan kepada internasional, dan supaya dunia tidak melupakan warga di Medmadah Sham. Mereka menujukan surat tersebut kepada seluruh penduduk dunia.
Dalam surat yang dikirim melalui internet tersebut, warga meminta internasional menyelamatkan mereka dari ‘kematian’ dan mesin pembunuh yang digunakan Bashar Al Asad.
Mereka mengatakan dalam surat tersebuka yang disebarluaskan oleh Dewan Nasional Oposisi Suriah tersebut pada Senin (21 Oktober), ratusan laki-laki, perempuan dan anak-anak di Medamadha Sham terbunuh dan ribuan lainnya dalam keadaan terluka.
Mereka menambahkan, sejak setahun yang lalu pasukan rezim mengepung Medamadah Sham. Pasukan rezim menghalangi makanan pokok masuk, obat-obatan dan bahan bakar. Mereka juga memutus aliran listrik serta alat komunikasi. Sehingga, kota tersebut seolah kota mati yang tidak berpenghuni.
Tidak hanya itu, sebagaimana dalam surat tersebut, gempuran mortir, roket, Napalm, Fosfor Putih dan senjata kimia terus dialami warga. Penulis surat yang tersebut mengatakan bahwa mereka hanya memiliki aliran listrik untuk menghidupkan satu kamputer saja, sehingga mereka bisa menulis surat tersebut dan mengunggahnya melalui internet.
Sementera itu, Dewan Nasional Oposisi Suriah menunjukkan sekitar 12 ribu orang terancam jiwa mereka, akibat kelaparan di kota tersebut. Warga memakan dedaunan untuk bertahan hidup, sementara sekitar 90% bangunan di kota tersebut hancur.
sumber : kiblat.net

0 komentar:

Posting Komentar