Kamis, 31 Januari 2013

Penyakit Angin Duduk


By on 23.37


Rubrik Kesehatan: Penyakit Angin Duduk


penyebab masuk angin duduk

Penyakit Angin Duduk

Pertanyaan:
Dokter, Assalamu’alaikum
Penyakit angin duduk sebenarnya adalah pembuluh darah yang tersumbat. Untuk melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat obat herbalnya apa? Makasih
Dari: Fulan

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.
Penyakit yang dikenal di masyarakat dengan nama “angin duduk”, sepengetahuan kami, dalam dunia medis diistilahkan dengan “nyeri dada/angina.” Nyeri dada ini timbul ketika terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan suplai darah (yang membawa oksigen) jantung dengan suplai darah yang ada yang dipompakan oleh arteri koroner, yang terjadi ketika terdapat penyempitan pembuluh darah koroner. Penyempitan tersebut bisa disebabkan oleh atherosklerosis, spasme (pengerutan) pembuluh darah sesaat, atau adanya emboli pada pembuluh darah koroner.
Penyempitan yang disebabkan oleh atherosklerosis, suatu plak berisi kolesterol, sel otot polos, thrombus, dan sel radang, merupakan suatu proses yang telah berlangsung bertahun-tahun, bukan sekejap mata, sehingga pengobatannya pun berlangsung dengan bertahap. Diantara jenis herbal yang diharapkan dapat mengikis pembentukan plak ini dan memperbaiki kesehatan pembuluh darah adalah minyak zaitun -lebih baik lagi minyak zaitun ekstra murni-, habbatussauda’, minyak ikan, temulawak, dan daun salam.
Disamping pengobatan, modifikasi gaya hidup adalah hal yang harus dilakukan untuk mencapai hasil optimal, dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rutin berolahraga minimal 5-6 kali per minggu, tiap kalinya 30-45 menit, konsumsi sayur dan buah segar ditingkatkan, hindari gorengan, makanan berkalori tinggi, berlemak tinggi khususnya lemak jenuh dan lemak trans, tiadakan rokok dan alkohol, dan tingkatkan konsumsi air putih minimal 2 L per hari, adalah jargon yang bukan merupakan omong kosong semata.
Semoga ada manfaatnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

About the author


penyebab masuk angin duduk

Penyakit Angin Duduk

Pertanyaan:
Dokter, Assalamu’alaikum
Penyakit angin duduk sebenarnya adalah pembuluh darah yang tersumbat. Untuk melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat obat herbalnya apa? Makasih
Dari: Fulan


Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.
Penyakit yang dikenal di masyarakat dengan nama “angin duduk”, sepengetahuan kami, dalam dunia medis diistilahkan dengan “nyeri dada/angina.” Nyeri dada ini timbul ketika terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan suplai darah (yang membawa oksigen) jantung dengan suplai darah yang ada yang dipompakan oleh arteri koroner, yang terjadi ketika terdapat penyempitan pembuluh darah koroner. Penyempitan tersebut bisa disebabkan oleh atherosklerosis, spasme (pengerutan) pembuluh darah sesaat, atau adanya emboli pada pembuluh darah koroner.
Penyempitan yang disebabkan oleh atherosklerosis, suatu plak berisi kolesterol, sel otot polos, thrombus, dan sel radang, merupakan suatu proses yang telah berlangsung bertahun-tahun, bukan sekejap mata, sehingga pengobatannya pun berlangsung dengan bertahap. Diantara jenis herbal yang diharapkan dapat mengikis pembentukan plak ini dan memperbaiki kesehatan pembuluh darah adalah minyak zaitun -lebih baik lagi minyak zaitun ekstra murni-, habbatussauda’, minyak ikan, temulawak, dan daun salam.
Disamping pengobatan, modifikasi gaya hidup adalah hal yang harus dilakukan untuk mencapai hasil optimal, dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rutin berolahraga minimal 5-6 kali per minggu, tiap kalinya 30-45 menit, konsumsi sayur dan buah segar ditingkatkan, hindari gorengan, makanan berkalori tinggi, berlemak tinggi khususnya lemak jenuh dan lemak trans, tiadakan rokok dan alkohol, dan tingkatkan konsumsi air putih minimal 2 L per hari, adalah jargon yang bukan merupakan omong kosong semata.
Semoga ada manfaatnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan )

0 komentar:

Posting Komentar