Senin, 10 Maret 2014

Ikuti Bedah Buku Kezhaliman Media Massa Terhadap Umat Islam di Bandung


By on 22.41



1926926 651613058209697 755962973 n Ikuti Bedah Buku Kezhaliman Media Massa Terhadap Umat Islam di Bandung
Kita mengetahui bahwa lawan kata, “Adil” adalah “Zalim”. Adil adalah menempatkan segala sesuatu sesuai pada tempatnya, sedangkan sebaliknya, zalim adalah menempatkan sesuatu “tidak” pada tempatnya.
Disadari atau tidak, di tataran kehidupan keseharian, apakah tidak termasuk sebuah kezaliman jika aturan dan hukum Allah Yang Maha Mengatur kehidupan ini tidak ditempatkan pada tempat semestinya dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?

Kini, kezaliman bukan hanya bisa dilakukan oleh orang per orang, melainkan bisa dilakukan pula oleh suatu sistem. Hal ini terungkap dengan jelas oleh seorang jurnalis yang bekerja diatur oleh sistem yang mengaturnya sesuai dengan keinginan yang mengaturnya pula.
Diakui atau tidak, saat ini tidak sedikit para pegawai atau pekerja di suatu instansi atau perusahaan, sesuai fitrah imannya merasa “galau” atas sistem yang mereka anut dalam bidang kerjanya. Contoh nyata, seperti yang diungkap Mohamad Fadhilah Zein dalam bukunya berjudul: Kezaliman Media Massa Terhadap Umat Islam, merupakan gambaran kegaulauan seorang jurnalis yang bekerja di lingkungan yang bertolak belakang dengan fitrah imannya.
Di halaman awal buku ini, penerbit melalui kata pengantarnya menyitir sebuah ungkapan yang terkenal yang konon Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte, pernah menyatakan kegusarannya perihal betapa besar pengaruh media, “I fear three newspapers more than a hundred thousand bayonets” (Saya lebih takut kepada tiga surat kabar daripada seratus ribu bayonet).  Pertanyaannya, bagaimana mungkin sosok Bonaparte yang terkenal dengan strategi perang harus takut berhadapan dengan media massa? Jawabnya, di antaranya dalam buku ini.
Buku yang terdiri atas “Lima” bab ini mengungkap beberapa fakta kezaliman media massa, sehingga sidang pembaca yang awam yang notabene ummat Islam  sedikit demi sedikit tanpa terasa harus mengkerutkan keningnya setelah membaca buku ini dari bab ke bab. Mengerucut hingga bab akhir sidang membaca baru merasakan betapa ummat Islam selama ini telah dizalimi oleh media massa baik melalui media cetak maupun elektronik.
Melalui tulisannya, Fadhilah Zein seorang jurnalis yang mengenal betul seluk-beluk dunia jurnalisme, merasa “Galau” karena media massa di Indonesia, sengaja atau tidak, telah bertindak zalim terhadap agama yang selama ini diyakininya, sekaligus menzalimi umat Islam yang mayoritas di negeri ini. Apa hendak dikata, sepertinya kezaliman tidak mengenal Tempat dan Waktu.
Dalam bukunya, Fadhilah Zein memaparkan berbagai hal terkait opini media yang terus menerus memojokkan Islam dan ummatnya tapi tanpa terasa umat Islam yang menjadi konsumen pembaca atau pemirsanya tidak banyak yang sadar bahwa apa yang sedang dibaca atau ditontonnya merupakan rekayasa yang ujung-ujungnya memojokkan Islam agama yang diyakininya.
Realita ini dirasakan sungguh memprihatinkan, betapa mayoritas muslim di negeri ini baru bisa menjadi konsumen pembaca atau pemirsa, belum bisa menjadi produsen opini yang dimuat di berbagai media massa. Ummat Islam baru bisa marah dan sedih jika membaca atau melihat tayangan televisi yang membuatnya marah atau sedih, tanpa mengetahui hal demikian merupakan rekayasa media.
Pada bab 4 dalam bukunya, Fadhilah Zein memberikan pencerahan tentang keterkaitan dan keterikatan Media Islam dengan Kebebasan Pers, sekaligus memperkenalkan istilah tentang media massa arus utama dan adanya media-media Islam.
Masih dalam bab ini pula, penulis mengajak kita untuk bangkit melawan kezaliman ini lewat media massa pula. Langkah-langkah untuk membangun media massa Islam yang kuat pada masa mendatang, Fadhilah memberikan saran untuk mengoptimalkan dana infak (Zakat dan sedekah) umat yang belum terkelola secara maksimal. Sekaligus mengingatkan kawula muda muslim untuk tidak buta terhadap ilmu jurnalistik dan tidak ragu-ragu lagi untuk berjihad melalui jalur jurnalisme.
Akan lebih jelasnya bagaimana bentuk dan sifat kezaliman media massa terhadap ummat Islam, hadiri / ikuti saja bedah bukunya yang insya Allah akan diselenggarakan, Sabtu, 15 Maret 2014 pkl. 10.00-12.00 WIB di Masjid Al Fajr Cijagra Raya Buah Batu Bandung. Bagi yang tidak sempat hadir, bisa mendengarkan siaran langsungnya melalui radio dakwah streaming di: www.radiorisalah.com. Pertanyaan pendengar bisa melalui WhatsApp ke: 081 223 723 714.
Wallahu a’lam bish-shawab
sumber : islampos

0 komentar:

Posting Komentar