Rabu, 03 Desember 2014

Nama Ketuanya Masuk Daftar Pendonor Teroris, MUI Minta Klarifikasi pada Deplu AS


By on 20.18

Miss WorldKetua MUI, KH Ma'ruf Amin dan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI, Muhyidin Junaidi.

arrisalah13.blogspot.com - Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah kabar kalau ketua umum Din Syamsudin terlibat kegiatan terorisme dengan bentuk mendanai gerakan Islamic State Iraq and Syria (ISIS).
“Itu tidak benar, kami secara tegas menentang dan mengecam tindakan ISIS,” kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi kepada ROL, Rabu (3/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah laman yang menyebar informasi kalau Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah merilis daftar orang-orang yang mendanai ISIS. Dalam daftar itu, ada enam orang Indonesia yang disebut. Termasuk Din yang berada di dalam urutan nomor 103.
Muhyiddin mengatakan, MUI telah bertemu dengan duta besar AS dan meminta klarifikasi kepada departemen luar negeri Paman Sam terkait informasi tersebut.
“Mereka mengatakan bahwa kabar yang beredar tersebut tidak memiliki legalitas dan hanya dibuat oleh pihak-pihak tertentu,” ujar Muhyiddin.
Agustus lalu, kata dia, MUI beserta 63 ormas lainnya di Indonesia mengadakan pertemuan untuk membahas gerakan ISIS. Mereka pun sepakat menyatakan kalau ISIS merupakan sebuah gerakan radikal.
“MUI dan seluruh ormas Islam di Indonesia menolak karena ISIS dinilai potensial untuk memecah belah persatuan umat Islam,” ujar dia.
Sebelumnya, Din sendiri tak mau ambil pusing. Dia justru menyebut berita-berita tersebut hanya sebuah keisengan.
“Tidak ada respon. Saya juga tidak kaget, itu berita lucu, iseng, ngawaur dan gila,” ujar Ketua MUI Din Syamsudin kepada wartawan saat ditemui usai diskusi di kantor CDCC, Jakarta (Selasa, 2/12).
Din mengaku belum lama ini dirinya bertatap muka dengan Dubes AS untuk Indonesia Robert O. Blake dan tak menyinggung isu tak berdasar tersebut. Din dan Blake hanya membahasa demokrasi paska pilpres, radikalisme dan kebangkitan Asia.
“Saya bersahabat baik dengan Blake, mereka tidak ada respon apapun. Saya juga alumni (pendidikan) AS, walau tetap kritis terhadap AS. Tapi kalau soal ISIS saya, baik di Muhammadiyah maupun di MUI menolak keras,” kata Din.
Din bahkan menegaskan masih menyimpan dokumentasi pertemuan forum ukhuwah Islamiyah (FUI), Muhammadiyah, World Common Forum dan Majelis Ulama Indonesia yang menandatangi soal mengecam ISIS dan mengajak elemen bangsa untuk membasmi dan mewaspadai gerakan ISIS.
“Lagian saya juga tak ada waktu untuk menanggapi dan berfikir ada apa di balik informasi itu. Saya yakin dunia barat dan Islam tak akan percaya informasinya. Soalnya menyebut nama pak Amidan dan Salim Segaf juga. Jadi tak usah ditanggapi,” lanjut Din.
Seperti diketahui, media online berbahasa arab Almashhad-Alyemeni mengungkap kabar bahwa Din Syamsudin dimasukkan dalam daftar teroris AS. Selain Din, Ketua MUI Amidhan dan mantan menteri sosial Salim Jufri Assegaf juga masuk dalam 119 nama yang disebut-sebut sebagai teroris itu.
sumber : kiblat.net

0 komentar:

Posting Komentar